Lalu saya belajar mengikhlaskan diri, mulai menikmati, dan mensyukuri pekerjaan.
Ternyata ditakdirkan ketemu mas jodoh di tempat kerja kicik ini.
Dulu saya pikir jodoh itu ga bakal jauh-jauh, paling orang yang udah kenal dari jaman sekolah, atau tetangga, atau teman kerja. Dan ternyata benar loh sodara-sodara. Dulu suami saya sekolah SD-nya di SD swasta di sekitar Lapangan Supratman sementara saya di sekitar Jalan Citarum Bandung. Tinggal naik angkot 1 kali bayar 2000 kalo jaman sekarang, kalo dulu mungkin cuma 300 :D Terus saya sekolah di SMP 14 sementara suami di SMP 44, ini sama aja angkotnya cuma beda arah (haha perlu ya dijelasin). Lanjut di SMA ternyata kami tetanggaan di Jalan Belitung, 2 sekolah yang sebelahan tapi suka saling curi-curi kantin dan akses ke lapangan olahraga. Mungkin dulu kami pernah ngantri bubur Mang Aep barengan :D. Dan ternyata, kami ada di jurusan yang sama di tempat kuliah, bahkan lab kami berseberangan.
Tapi dari semua ke-tetangga-an itu, kami baru saling mengenal justru saat menjadi teman satu kantor. Allah MahaBaik, dikasih kenalnya pas udah emang waktunya buat kenal. Orang bilang, kalau jodoh ga lari kemana. Ngga juga sih, jodoh itu lari-lari kemana-mana. Setiap orang punya saat-saat "lari"-nya masing-masing. Ada yang harus berjuang "lari" kencang dalam hal pembuktian kepada keluarga, ada yang harus "lari" dengan mengubah pribadi jadi lebih positif, ada yang "lari" menjauh dari jodohnya untuk kemudian balik lagi pada waktunya, ada yang "lari" kesana kemari mencari sang jodoh, ya macam-macam.
Jodoh juga dengan kuasa-Nya ternyata sesuai dengan apa yang kita minta. Sedetail-detailnya pun. Kalau minta yang ganteng, dikasihnya juga yang begitu, minta yang pinter, juga dikasih yang begitu. Minta yang ganteng pinter soleh rajin penyabar dll, insyaAllah dikasih sesuai pesanan. Hanya tinggal diri sendiri melayakkan. Maka ada baiknya, minta yang terbaik menurut Allah saja. Hingga apapun bentuknya, apapun rintangan di depan nantinya, insyaAllah sudah diberi yang terbaik. Allah yang MahaTahu segalanya.
Jodoh juga dengan kuasa-Nya ternyata sesuai dengan apa yang kita minta. Sedetail-detailnya pun. Kalau minta yang ganteng, dikasihnya juga yang begitu, minta yang pinter, juga dikasih yang begitu. Minta yang ganteng pinter soleh rajin penyabar dll, insyaAllah dikasih sesuai pesanan. Hanya tinggal diri sendiri melayakkan. Maka ada baiknya, minta yang terbaik menurut Allah saja. Hingga apapun bentuknya, apapun rintangan di depan nantinya, insyaAllah sudah diberi yang terbaik. Allah yang MahaTahu segalanya.
No comments:
Post a Comment